(kiri ke kanan): Prof. M-S. Kim; Prof. J. Uziak; Prof. J. Szczepański (sebagian tertutup); Prof. L. Nyka; Prof. M.J. Żychowska; Dr. D.T.K. Tien; Prof. A.P. Wibawa; Dr. A.H. Pratomo; Prof. Z.J. Pudlowski (berdiri); Dr. L. Štefancová; Dr. K. Macháčová; Prof. R. Špaček; Prof. J. Jabłońska; A/Prof. B. Puškár; Prof. Ľ. Vitková; dan Ny. D. Pudlowski.
.
Pada Minggu, 9 Juni 2024, pertemuan Komite Penasihat Akademik Internasional WIETE (WIETE-IAAC) dihadiri oleh 16 orang, termasuk anggota senior WIETE dan anggota dewan jurnal WIETE. Pertemuan ini diadakan di Bratislava, Slovakia.
Mewakili institusi tuan rumah, Universitas Teknologi Slovakia di Bratislava, hadir Profesor Ľubica Vitková (Wakil Rektor dan Mantan Dekan Fakultas Arsitektur), Profesor Robert Špaček (Fakultas Arsitektur dan Desain, Mantan Presiden WIETE-IAAC), Associate Professor Branislav Puškár (Dekan Fakultas Arsitektur dan Desain), Dr Klára Macháčová (Wakil Dekan Fakultas Arsitektur dan Desain), dan Dr Lucia Štefancová (Fakultas Arsitektur dan Desain).
Peserta dari Polandia termasuk Profesor Maria Jolanta Żychowska (Universitas Teknologi Kraków, Presiden WIETE-IAAC), Profesor Lucyna Nyka (Universitas Teknologi Gdańsk, Wakil Presiden WIETE-IAAC), Profesor Jakub Szczepański (Universitas Teknologi Gdańsk, Wakil Dekan Fakultas Arsitektur), Profesor Joanna Jabłońska (Universitas Sains dan Teknologi Wrocław, Wakil Dekan Fakultas Arsitektur), dan Profesor Jacek Uziak (College of Management and Enterprise di Wałbrzych).
Peserta lainnya adalah Profesor Moon-Soo Kim (Universitas Studi Asing Hankuk, Korea Selatan), Dr Douglas T.K. Tien (Universitas Taylor, Malaysia), Profesor Aji P. Wibawa (Universitas Negeri Malang, Indonesia), dan Dr Awang H. Pratomo (Dekan Fakultas Teknik dan Industri di Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia), serta para direktur WIETE.
Diskusi mencakup isu-isu terkini dan krusial terkait program berbasis AI, metodologi penelitian dan pembuatan artikel ilmiah, etika dalam penelitian akademik dan penerbitan ilmiah, serta keterbatasan operasional penerbit kecil seperti WIETE. Legislasi baru UE tentang AI dan rekomendasi COPE juga dibahas. Isu etika lain seperti plagiarisme, paper mills, dan masalah kepenulisan juga disinggung. Status terkini WIETE dan jurnal-jurnalnya, termasuk rating Scopus, keanggotaan, serta konferensi internasional dan acara lainnya juga dibahas.
Para peserta sepakat bahwa pertemuan semacam ini harus terus diadakan secara rutin sebagai forum pertukaran informasi, pandangan, dan posisi dari berbagai institusi di berbagai negara dan benua.
source: https://www.wiete.com.au/wiete_news_item_9_June_2024.html